Mitos-mitos Diet Yang Anda Tinggalkan

Agar diet anda benar dan sesuai dengan target yang ingin anda raih, carilah informasi yang benar terkait diet yang akan terapkan. Namun sayangnya, tak semua informasi-informasi tersebut benar dan tak terbukti secara ilmiah. Ada beberapa pemahaman soal diet yang salah kaprah dan ternyata dipercayai oleh sebagian besar dari kita.

Mitos-mitos diet tersebut jika kamu percaya dapat merusak program diet yang sedang kamu lakukan. Karena itulah, penting bagimu untuk menguak kebenaran atas mitos-mitos diet yang selama ini banyak beredar.

1. Menghindari karbohidrat

Nasi Putih

Nasi Putih

Ini adalah salah satu kesalahan umum yang banyak dipercaya oleh orang. Perlu kamu ketahui, sebenarnya karbohidrat tidak menyebabkan berat badanmu naik lho. Yang membuat berat badanmu naik adalah terlalu banyak mengkonsumsi kalori, entah itu dalam bentuk karbohidrat, lemak atau protein.

Jadi, meski kamu berusaha menghidari karbohidrat sebanyak-banyaknya, namun jika pada saat itu kalori yang kamu konsumsi masih berlebihan dan tidak diimbangi dengan beraktivitas maka tetap saja berat badanmu akan naik.

2. Memusuhi Lemak

Lemak Baik

Lemak Baik

Saat sedang berdiet, jangan terburu-buru untuk memerangi dan memutuskan hubungan dengan lemak.  Pada faktanya, terdapat berbagai jenis lemak yang terdapat pada makanan, dan tubuh kita pun tetap membutuhkan lemak.

Lemak tak jenuh adalah salah satu lemak yang aman untuk tetap dikonsumsi. Lemak-lemak pada ikan juga tidak berbahaya bagi kesehatan kok. Namun tetap saja, konsumsilah sewajarnya saja dan jangan berlebihan.

3. Nasi merah tidak membuat gendut

red rice

red rice

Ada yang mengatakan bahwa nasi merah adalah pilihan yang tepat untuk kamu yang sedang melakukan program diet karena tidak seperti nasi putih yang cepat bikin badanmu gemuk. Padahal, itu tidak sepenuhnya benar lho!

Kandungan kalori antara nasi merah dan nasi putih tidaklah berbeda jauh. Hanya saja yang membedakan adalah seratnya. Nasi merah mengandung serat yang lebih banyak daripada nasi putih. Semakin tinggi serat, maka akan semakin lama didicerna oleh tubuh sehingga kamu bisa merasa kenyang lebih lama. Jadi bukan berarti nasi merah nggak bikin kamu gendut lho!

4. Minum es membuat lemak menumpuk di perut

minum es

minum es

Es batu atau air es sama sekali tidak memicu terjadinya penggumpalan lemak pada tubuh kita seperti halnya rumor yang sering kita dengar. Kenyataannya, air es justru dapat memicu tubuh untuk membakar kalori sedikit lebih banyak karena harus menstabilkan suhu air dengan suhu tubuh kita.

Namun tetap harus diingat, mungkin yang menyebabkan badan jadi menggemuk adalah karena minuman dingin tersebut mengandung gula yang tinggi. Jadi, selama air es tersebut tidak tersapat banyak gula atau soda, tidak akan mengganggu program dietmu kok.

5. Makan malam membuat badan cepat gendut

makan malam

makan malam

Mitos yang satu ini juga sudah menyebar luas di kalangan masyarakat, dan sayangnya banyak sekali yang kurang memahami soal teori yang satu ini. Sebenarnya, mau makan di jam kapanpun tidak akan mempengaruhi berat badan tubuhmu kok.

Kalori yang kita konsumsi pada saat makan malam akan digunakan oleh tubuh pada saat tidur dan keesokan harinya. Namun, memang harus perlu kamu ketahui, jangan sampai makan malammu melebihi 200 kalori. Tapi, memang sebaiknya makan malamlah setidaknya 3 jam sebelum tidur.

Yang perlu kamu pahami adalah berapa banyak kalori yang sudah kamu makan, makanan apa saja yang sudah kamu konsumsi, dan aktivitas apa saja yang sudah kamu lakukan pada hari itu?

6. Menghindari garam dan bumbu saat berdiet

bumbu dapur

bumbu dapur

Saat sedang menjalankan program diet, kamu nggak harus menghindari segala macam jenis bumbu dapur kok. Kelebihan sodium memang tidak baik bagi kesehatan tubuh, terlebih lagi yang terdapat pada makanan kalengan dan junk food. Nggak masalah kok tetap mengkonsumsi makanan yang mengandung berbagai macam jenis bumbu dapur asalkan tidak berlebihan.

Itulah tadi beberapa mitos dalam diet yang selama ini salah kaprah dan dipercaya oleh sebagian besar masyarakat. Dengan memahami lebih dalam informasi-informasi tersebut, kamu tidak perlu merasa berat lagi menjalankan program dietmu.